Skip to content

Kebiasaan Yang Bisa Memperpanjang Umur

Mei 16, 2014

Menjaga hidup tetap sehat dengan mengatur gaya hidup dan aktivitas merupakan salah satu kunci untuk panjang umur. Walaupun umur manusia telah di gariskan Tuhan, namun kita harus tetap berusaha agar memiliki panjang umur dan hidup lebih lama.

Sebuah studi menemukan bahwa panjang pendeknya usia seseorang juga dipengaruhi oleh manusia itu sendiri. Gaya hidup yang tidak sehat akan memperbesar resiko terserang berbagai jenis penyakit yang dapat menghilangkan nyawa. Karena saat ini semakin banyak penyakit kronis yang menyerang, tidak peduli tua maupun muda.

Jadi akan sangat penting jika kita membiasakan sejak dini untuk menerapkan dan menjaga pola hidup sehat untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan/penyakit.

Ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu memberikan umur yang panjang, yaitu:

– Tidur setidaknya enam jam sehari
Hasil riset menemukan bahwa tidur kurang dari lima jam tidak cukup, dan lebih dari delapan jam dianggap berlebihan. Studi juga menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari lima jam sehari atau lebih dari enam setengah jam sehari memiliki usia harapan hidup lebih rendah.

– Kurangi jam nonton TV
Banyak orang yang punya kebiasaan menonton serial secara marathon atau duduk berjam-jam di depan TV maupun komputer. Padahal sebuah studi dari Australia menemukan 8.800 partisipan dewasa yang tak punya riwayat sakit jantung tetap berisiko mengalami mati muda dan sakit jantung hanya karena menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk di depan TV.

Risikonya 50 persen lebih besar, terutama bagi partisipan yang menonton TV lebih dari empat jam sehari. Bahkan peneliti berani mengatakan tiap satu jam tambahan yang dihabiskan untuk menonton TV, risiko kematiannya akan bertambah 11 persen.

– Banyak bergerak
Banyak bergerak bisa memperkuat otot jantung dan otot-otot lain, serta menurunkan kadar kolesterol.

– Makan kacang
Peneliti mengatakan kacang dapat menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga tubuh tidak mudah sakit.

– Tidak makan daging berlebihan
Studi menemukan pria maupun wanita lebih berisiko terkena sakit jantung dan kanker bila rutin mengkonsumsi daging merah. Dan jika setiap hari konsumsi daging merah, risiko kematian yang disebabkan mencapai 13 persen, dan untuk daging olahan 20 persen. Dainjurkan mengganti daging merah dengan sumber protein hewani lainnya seperti ikan, ayam hingga produk susu dapat semakin menurunkan risiko kematian tersebut.

– Rajin jogging
Tim peneliti percaya jogging adalah salah satu kunci panjang umur. Jogging dikatakan dapat meningkatkan angka harapan hidup pria hingga lebih dari enam tahun dan lebih dari lima tahun untuk wanita, meski mereka hanya jogging 1-2,5 jam per minggunya.

– Meditasi
Menurut peneliti orang yang rutin meditasi memiliki kadar telomerase yang lebih tinggi. Ini adalah enzim yang bertugas untuk memperpanjang telomere (ekor) di belakang kromosom yang mempengaruhi proses penuaan. Jadi makin panjang telomere-nya, makin panjang pula umur seseorang.

– Banyak tertawa
Sebuah studi terbaru tentang hubungan antara gen dan penuaan menunjukan bahwa karakteristik tertentu yang ada pada diri seseorang akan membuatnya panjang umur dan hidup lebih lama, termasuk kecenderungan untuk lebih banyak tertawa.

– Kurangi kelebihan lemak
Mengurangi kelebihan lemak berarti menurunkan risiko kematian 20 hingga 40 persen.

– Optimis, Ramah, dan Ceria
Rasa optimisme juga dikatakan ada kaitannya dengan panjangnya umur seseorang. Hasil ini disimpulkan setelah peneliti mengamati 243 partisipan berusia 95 tahun ke atas yang dilaporkan memiliki kepribadian seperti ramah, optimis dan easygoing serta cenderung ceria maupun banyak tertawa dan memiliki jaringan sosial yang luas.

Iklan

From → Uncategorized

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: