Skip to content

Hal-hal yang Bisa Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Juli 2, 2014

Sistem kekebalan tubuh merupakan bagian terpenting dari tubuh seseorang untuk melawan penyakit ataupun infeksi. Jika sistem kekebalan tubuh kuat, akan mampu melawan berbagai penyakit yang datang dengan mudah. Namun jika kondisi daya tahan tubuh lemah bisa memudahkan kuman atau penyakit merusak kesehatan tubuh.

Pada kenyatannya penyakit, virus maupun bakteri bukanlah satu-satunya yang mengancam sistem kekebalan tubuh kita. Fakta menunjukkan banyak hal-hal di sekitar kita atau kebiasaan-kebiasaan kita yang ternyata bisa merusak sistem kekebalan tubuh kita.

Berikut beberpa ahla-hal dan kebiasaan-kebiasaan yang bisa merusak sistem kekebalan tubuh kita:

– Rokok dan alkohol
Merokok dan Alkohol bukan hanya menimbulkan risiko berbagai gangguan kesehatan, namun juga bisa merusak atau menurunkan sistem kekebalan tubuh. Ada ribuan racun yang ada di asap rokok yang dapat mempengaruhi sel-sel kekebalan dalam tubuh dan merusak fungsi sel-sel tersebut. Begitu juga dengan efek konsumsi alkohol yang berlebihan, alkohol bisa menghancurkan antibodi tubuh yang diperlukan untuk melawan sel yang terinfeksi oleh virus.

– Popcorn instan yang dibuat dengan microwave
Wadah popcorn biasanya dilapisi dengan bahan kimia antilengket yang disebut perflurorinated compound (PFC) sehingga minyak tidak menembus wadah. Sebuah penelitian menemukan bahwa bahan kimia ini terbukti mengacaukan sistem kekebalan tubuh.

– Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Tidur mampu mengembalikan dan mengisi bahan bakar, termasuk sistem kekebalan tubuh. Berbgaia risiko kesehatan akan muncul jika kita mengalami kekurangan waktu tdur. Seperti, penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes dan obesitas.

– Panci dan wajan antilengket
Bahan kimia antilengket (perflurorinated compound) juga bisa terdapat di banyak panci dan wajan antilengket. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa perempuan yang memiliki tingkat senyawa perfluorinated pengacau hormon, seperti perfluorooctanoic acid (PFOA) dan perfluorooctane sulfonate (PFOS) lebih tinggi dalam darah mereka memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit autoimun osteoartritis.

– Terlalu banyak olahraga
Aktivitas fisik berlebihan dapat menyebabkan masalah dengan sistem kardiovaskular dan dapat membebani sistem kekebalan tubuh.

– Kesepian
Menurut sebuah penelitian ilmiah terbaru, sel kekebalan memindai tubuh untuk menemukan penyakit dan kemudian membagi informasi itu kepada sel lain. Namun jika tidak begitu pandai bersosialisasi, hal itu dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk memerangi penyakit. Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa jika seorang sedang galau akan hubungan pribadinya, dampaknya akan seperti pemicu stres kronis yang akan menekan kekebalan.

– Kurang olahraga
Jarang melakukan olaharaga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit atau infeksi.

– Stres
Stres yang tinggi dapat membuat ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, merusak fungsi sistem kekebalan tubuh yang bisa mempengaruhi cara tubuh dalam meyembuhkan luka, dan bahkan bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih serius.

– Antibiotik
Minum antibiotik dapat menurunkan tingkat sitokina, pembawa pesan hormonal yang dibutuhkan oleh sistem imun saat sakit.

– Makanan kaleng
Bahan kimia Bisphenol A, atau BPA, melapisi bagian dalam wadah makanan kalengan dapat menyebabkan tingkat antibodi cytomegalovirus yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa sistem kekebalan selular (cell-mediated immune system) mereka rusak.

– Kegemukan
Penelitian menemukan hubungan langsung antara obesitas dan peningkatan risiko infeksi karena sistem kekebalan tubuh melemah.

– Gula
Menurut sebuah penelitian, konsumsi 100 gram gula (seperti dalam sebotol soda, yogurt buah, dan cokelat batangan) secara signifikan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri hingga selama lima jam.

– Terlalu banyak sinar matahari
Paparan sinar matahari berlebih bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Penelitian juga telah menunjukkan hubungan antara radiasi UV dan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.

– Sabun antibakteri
Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terkena bahan kimia antibakteri menjadi rentan terhadap makanan dan alergi lingkungan. Anak-anak dengan tingkat antibakteri yang lebih tinggi dalam urin mereka memiliki tingkat antibodi darah lgE yang lebih tinggi. Jumlah antibodi memberi sinyal respon terhadap alergen; para peneliti percaya bahwa bahan kimia antibakteri mengubah perkembangan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

– Polusi Udara
Pembuangan yang keluar dari pipa knalpot bisa merusak sistem imun tubuh.

– Kurang minum
Air membantu fungsi keseluruhan dari tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh. Air dapat membantu tubuh memerangi racun yang merusak kekebalan tubuh dan membawa nutrisi ke setiap bagian tubuh yang terinfeksi.

Pencegahan

Berikut beberapa cara untuk membantu meningkatkan/memperbaiki sistem imun tubuh:

– Konsumsi berbagai buah dan sayuran
– Banyak konsumsi air putih
– Berolahraga rutin dan teratur
– Istirahat cukup.

Iklan

From → Uncategorized

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: