Skip to content

Penyebab Tubuh Sering Lebam/Memar

Lebam dan memar pada tubuh merupakan reaksi yang wajar jika kulit terbentur sesuatu yang keras. Benturan bisa terjadi dalam keaddan terjaga maupun tidur. Kondisi tersebut bisa diperparah jika pembuluh darah kita tidak dalam kondisi yang bagus karena kondisi pembuluh darah bisa menurun sesuai dengan usia.

Jadi mungkin memang pembuluh darahnya jelek atau kurang bagus kondisinya. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami lebam dan memar di tubuh, antara lain posisi tidur (Jika seseorang tidak tidur dengan posisi yang baik, bisa saja ada pembuluh darah yang tertekan hingga pecah), kondisi pembuluh darah yang tipis, kekurangan trombosit dan gangguan pada pembekuan darah (kelainan pada plasma).

Bentuk lebam dan memar berbeda-beda tergantung penyebab. Kalau kurang trombosit lebam biasanya kecil-kecil warnanya kemerahan seperti demam berdarah.

Untuk orang tua di atas 50 biasanya lebih mudah mengalami lebam dan memar. Karena pembuluh darahnya yang memang sudah tipis akibat faktor usia. Pembuluh darah yang lebih akan membuatnya lebih rentan terhadap benturan. Bahkan menurut dr Ronald, pada kasus tertentu, ditekan pun pembuluh darah tersebut bisa pecah. Namun menurutnya hal tersebut berbeda-beda pada setiap orang.

Jadi ada yang baru usia 45 atau 50 namun tubuhnya sudah seperti 80 tahun. Ada juga yang 60 tahun tapi kondisinya masih kuat seperti 45 tahun. Faktor pembeda tersebut terletak pada apakah kebutuhan mineral yang dibutuhkan tubuh terpenuhi atau tidak. Sehingga, bisa saja faktor usia tidak berpengaruh jika kebutuhan mineralnya terpenuhi.

Mineral yang harus tercukupi agar tubuh tidak mudah lebam dan memar adalah zat besi, kalsium dan vitamin C. Kekurangan zat besi diketahui membuat lemas, atau anemia. Namun, kekurangan zat besi juga membuat tubuh jadi lebih mudah lebam dan memar.

Lebam atau memar bisa terjadi tidak hanya ketika tidur, benturan juga bisa terjadi ketika seseorang dalam keadaan terjaga atau saat beraktivitas.

Perbedaan Penyebab Asma dan Bronkhitis

Bronkitis dan asma merupakan masalah yang sama-sama berhubungan dengan sistem pernapasan. Kedua penyakit ini banyak sekali di derita orang di seluruh dunia.

Bronkitis adalah peradangan di saluran napas bagian bawah atau lebih dikenal dengan istilah bronkus. Peradangan tersebut menyebabkan penderitanya mengalami batuk terus menerus, dahak kental, dan sesak napas.

Peradangan pada bronkus bisa menyebar ke seluruh paru-paru dan disebut radang paru. Orang yang bekerja di bidang pertambangan batubara, peleburan logam, dan pekerjaan dengan paparan debu serta asap diketahui lebih rentan mengalami bronkitis.

Pemicu bronkitis antara lain karena merokok, paparan polusi udara yang terjadi terus menerus, atau debu. Partikel-partikel tersebut lah yang memicu peradangan pada bronkus. Penyebab lain penyakit ini adalah virus. Penyakit Gastrointestinal Reflux Disease (GERD) diketahui juga menjadi penyebab bronkitis.

Bronkitis dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
– Bronkitis akut
Dapat terjadi kapan saja karena merokok, paparan polusi udara yang terjadi terus menerus, atau debu.
– Bronkitis kronik
Terjadi karena akumulasi partikel dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya terjadi pada perokok yang telah merokok dalam waktu lama.

Asma merupakan kondisi yang ditandai oleh penyempitan dan pembengkakan saluran udara atau bronkial yang membawa udara dari dan ke paru-paru. Asma memicu kesulitan bernapas. Asma bersifat kronis sehingga membutuhkan pengobatan jangka panjang.

Asma terjadi karena hipersensitivitas saluran napas atau alergi. Penyebab pastinya belum diketahui, namun biasanya 90 persen disebabkan genetik, dan 10 persen lainnya induksi faktor eksternal, seperti merokok dan debu.

Asma bisa timbul jika ada pemicunya, misalnya udara dingin, debu, bulu binatan dan lain-lain yang mengakibatkan saluran nafas yang sensitif menjadi menyempit dan menyebabkan jalan keluar masuknya udara menjadi kurang lega. Orang dengan kadar vitamin D yang cukup, akan lebih baik dalam mengontrol asma.

Mengenal Serangan Asma

Asma merupakan keadaan saluran nafas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu sehingga menimbulkan peradangan dan penyempitan pada saluran pernafasan ( bronkial bronchial). Reaksi alergi merupakan respon oleh sistem kekebalan tubuh, dimana bila sel-sel dari sistem kekebalan tubuh terserang, mereka memicu serangkaian reaksi yang membantu melawan serangan tersebut, respon inilah yang akhirnya menyebabkan gejala serangan asma.

Cara paling mudah untuk mengetahui gejala-gejala asma sebaiknya memperhatikan perkembangan kesehatan paru-paru atau sistem pernapasan.Saat asma terjadi, saluran udara dalam paru-paru mengalami peradangan dan ditandai dengan batuk, sesak napas, napas pendek atau rasa sakit pada dada.

Tanda yang paling terlihat pada saat terjadinya serangan asma ialah nafas yang berbunyi (mengi), batuk, serta sesak nafas. Dalam kondisi lain, serangan asma terjadi secara perlahan dan bertahap, semakin lama semakin memburuk. Penyakit asma merupakan salah satu gangguan pernapasan kronis yang bisa disebabkan oleh faktor genetik atau lingkungan sekitar. Gejala-gejala asma yang ditimbulkan bisa bervariasi menurut porsinya. Beberapa orang mengalami gejala asma ringan, sedangkan yang lainnya bisa saja mengalami gejala asma berat.

Aktivitas yang tidak terkontrol mengakibatkan rangsangan, sehingga muncul peradangan dan penyempitan pembuluh darah. Asma tidak dapat disembuhkan, tapi gejalanya bisa dikontrol salah satunya dengan menghindari pemicu asma dan melacak gejalanya.

Penyebab

Sampai saat ini penyebab asma belum diketahui. Tapi bisa diketahui beberapa faktor pemicu timbulnya asma
– Bawaan atau Turunan
– Lingkungan
– Faktor Makanan
– Cuaca
– infeksi pada saluran pernapasan bagian atas
– Iritasi
– aktivitas sehari-hari
– faktor psikis

Gejala

Gejala awal timbulnya penyakit asma adalah sesak napas, batuk, dan suara mengi (bengek). Hal tersebut disebabkan adanya penyempitan dan sumbatan di pembuluh darah yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada, sehingga saluran udara menjadi terhambat.

Gejala penyakit asma adalah sebagai berikut

– Napas pendek
– Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada
– Sulit tidur karena napas pendek, batuk atu napas sengau
– Suara sengau atau siulan ketika sedang bernapas
– Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang pernapasan, seperti flu dan pilek.

Pencegahan

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan penyakit asma:

– Meningkatkan daya tahan tubuh
– Menghindari alergen atau faktor pencetus asma
– Berhenti merokok dan jauhi asap rokok
– Menjaga kebersihan lingkungan
– Mengurangi dan mengelola stres
– Berolahraga
– Hindarkan penggunaan karpet karena bisa menjadi tempat menempelnya debu
– Bersihkan tempat tidur kita setiap hari agar tidak berdebu
– Memelihara kebersihan

Makanan yang Harus Dihindari Setelah Olahraga Berat

Jika Anda baru saja berolahraga di gym selama beberapa jam, pasti saat ini Anda merasa sangat lapar. Ini adalah cara tubuh Anda memberitahu Anda untuk mengisi ulang energi. Tapi bukan berarti Anda harus langsung makan. Langsung makan setelah latihan adalah sama seperti mengganti kalori yang baru saja dibakar. Hanyalah sebuah mitos — tubuh Anda jauh lebih rumit dari itu!

Makanan dengan karbohidrat berkualitas, protein dan beberapa lemak yang baik (alpukat dan kacang-kacangan), seperti salad ayam dengan minyak zaitun, akan menjadi pilihan yang baik untuk membantu tubuh kita memperbaiki otot dan mengisi ulang energi. Namun, kebanyakan dari kita memilih camilan, yang tidak lain hanyalah kalori kosong.

Berikut beberapa makanan yang harus dihindari sehabis olahraga berat:

• Sereal
Kotak sereal Anda mungkin mengatakan sereal Anda rendah lemak (yang mungkin benar) tetapi jika Anda melihat lebih dekat, kadar garam dan gulanya mungkin cukup tinggi. Beberapa sereal telah terbukti mengandung gula lebih banyak dari cokelat! Sebaiknya cobalah yoghurt alami dengan granola atau ganti sereal Anda dengan salad buah segar.

• Roti
Jika Anda memakan roti gandum hal itu tidak akan cukup untuk mengisi ulang baterai Anda setelah aktivitas di gym. Roti terbuat dari pati sederhana yang cepat berubah menjadi gula ketika masuk di perut Anda, sehingga tidak memberikan manfaat gizi yang nyata.
Hal terbaik untuk dilakukan adalah menghindari roti putih. Sebaliknya, pilihlah roti gandum dengan selai kacang atau pisang.

• Telur goreng
Sebenarnya, telur baik untuk Anda karena mereka penuh dengan protein dan kolin yang baik untuk kesehatan jantung. Tapi ketika telur digoreng dalam wajan dengan sejumlah besar minyak berlemak, tingkat lemak jenuh dalam telur akan menjadi sangat tinggi. Sebaiknya Anda mengonsumsi telur rebus atau telur orak-arik sebagai pilihan yang lebih sehat.

• Kue
Croissant mungkin tergoda setelah sesi pemanasan, tapi mereka meiliki tingkat lemak jenuh tinggi, yang tidak akan membantu otot Anda pulih dari kelelahan setelah menggunakan treadmill. Tepung halus, gula dan lemak hanya akan membuat Anda merasa kembung dan lapar lagi dalam waktu 30 menit.

Cobalah gandum utuh seperti bubur dan selai kacang pada sepotong roti gandum utuh.

• Smoothies
Sangat penting untuk memeriksa apa yang dimasukkan ke dalam smoothie yang Anda minum. Beberapa tempat akan memasukan potongan buah utuh ke dalam blender sehingga Anda bisa percaya bahwa apa yang Anda bisakan adalah bahan alami, tetapi yang lain akan menggunakan jus buah konsentrat yang mengandung sejumlah besar gula.

Selalu hindari yoghurt beku dan es krim, jika ragu-ragu, minumlah kopi hitam, teh hijau, atau segelas air lemon ketika Anda sedang berhenti.

Mencegah Risiko Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan karena sering dikaitkan dengan penyakit serius, seperti kanker. Infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan merupakan infeksi akibat bakteri di saluran kencing. Bakteri tersebut menempel dan berkembang biak di saluran kemih.

Penyakit ini pada umumnya menyerang wanita. Gejalanya, mulai dari frekuensi buang air kecil yang berlebihan, hingga mengeluarkan darah saat buang air kecil. Simak beberapa kebiasaan yang bisa mencegah risiko infeksi saluran kemih:

>> Hindari Menunda-nunda Buang Air Kecil
Jika merasa ingin buang air, segeralah mencari toilet dan jangan ditahan-tahan. Menunda kencing merupakan salah satu penyebab infeksi saluran kemih.

>> Perbanyak Minum Air Putih
Cara terbarik untuk mencegah infeksi saluran kencing adalah membuat proses urinasi atau pembentukan urin berjalan lancar. Salah satu caranya adalah minum 8 hingga 10 gelas air putih setiap hari.

>> Biasakan Buang Air Kecil Setelah Seks
Kemungkinan tertular kuman saat berhubungan seks bisa dikurangi dengan cara buang air kecil setelah berhubungan seks. Atau paling tidak, bersihkan Mr P atau Miss V dari kotoran dan sisa-sisa lendir yang masih menempel.

>> Perhatikan Kebersihan Toilet Umum
Sebisa mungkin hindari toilet umum model duduk, karena terkadang tidak terjamin kebersihannya. Jika terpaksa, oleskan pembersih kuman khusus di atas dudukan toilet sebelum menggunakannya.

>> Siram Atau Flush WC Sebelum Digunakan
Sebelum digunakan, WC maupun tempat buang air pria (urinoir) sebaiknya disiram atau di-flush untuk mengurangi kuman yang berada di tempat itu. Jangan lupa, setelah digunakan juga harus disiram kembali.

>> Bersihkan Organ Genital Setelah Pipis
Wanita sudah terbiasa membersihkan organ genitalnya setelah buang air kecil. Namun ada beberapa yang agak susah melakukannya. Paling tidak biasakan mengelap atau memastikan tidak ada sisa tetesan urin di alat kelamin yang bisa ditumbuhi kuman.

>> Basuh Miss V dari Depan ke Belakang
Cara membasuh akan sangat mempengaruhi risiko infeksi saluran kemih, khususnya pada wanita. Membasuh dari depan ke belakang akan mengurangi risiko perpindahan bakteri dari anus ke miss V.

>> Ganti Pembalut Tiap 2-3 Jam
Selama menstruasi, sangat dianjurkan untuk sering-sering ganti pembalut meski darah yang keluar tidak terlalu banyak. Pembalut lebih disarankan daripada tampon, karena letaknya di luar rongga tubuh sehingga lebih aman dari risiko infeksi.

>> Gunakan Celana Dalam dari Katun
Celana dalam dari bahan yang agak longgar dan sejuk membuat sirkulasi udara lebih lancar, sehingga tidak lembab. Area genital yang lembab karena berkeringat sangat disukai kuman sebagai tempat untuk berkembang biak.

>> Wajib Bersihkan Area Genital Seusai Buang Air Besar
Bakteri normal di saluran pencernaan bisa memicu infeksi jika berada di saluran kemih. Agar kuman-kuman itu tidak sampai terdampar ke area genital, pastikan Anda sudah membersihkannya setelah buang air besar.

Berisiko Terkena Serangan Jantung Saat Usia Muda

Serangan jantung biasanya terjadi mendadak, penyebabnya pun bervariasi. Penyakit jantung kini tak lagi terjadi hanya kepada orang tua yang lanjut usia saja, tetapi juga kepada orang yang berusia muda.

Penyebab utama yang sering terdeteksi biasanya ialah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, karena pembuluh darah yang mengalir tersumbat oleh lemak dan kolesterol, atau pun zat-zat kimia dari penggunaan obat yang berlebihan. Berikut tips agar jantung Anda selalu sehat:

– Faktor Risiko Masalah Jantung Pada Usia Muda
Salah satu faktor yang menyebabkan masalah jantung di usia muda ialah riwayat keluarga yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau disebut familial hyper-cholesterolemia. Kadar kolesterol tinggi terjadi akibat kurangnya berolahraga dan melakukan aktivitas fisik yang membuat tubuh mengeluarkan keringat.
Sering mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) juga bisa berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung di usia muda.

Jika Anda suka merokok, berhentilah mulai sekarang. Sebab merokok bisa merusak lapisan arteri dengan menimbun bahan lemak (ateroma) yang mempersempit arteri. Selain itu, stres juga bisa membuat Anda berisiko terkena penyakit jantung. Ketika Anda stres, beberapa bahan kimia dalam tubuh menyebabkan tekanan darah melonjak, yang berakibat buruk bagi jantung.

– Indikator Masalah Jantung Pada Usia Muda
Jika Anda menemukan gejala seperti nyeri dada, gangguan pencernaan, mulas, detak jantung yang tidak teratur, selalu berkeringat, sesak nafas atau merasa adanya ketidaknyamanan pada bagian tubuh tertentu, jangan diabaikan. Segeralah periksakan diri ke dokter, untuk mencegah masalah jantung di kemudian hari.

– Pencegahan Penyakit Jantung
Masalah jantung pada usia muda harus segera ditindaklanjuti, agar tidak menjadi masalah besar di kemudian hari. Lakukanlah screening secara rutin untuk mendeteksi kesehatan jantung. Screening awal juga bisa membantu untuk mengontrol gula darah, kolesterol, dan tekanan darah Anda.

Untuk mengurangi risiko terserang penyakit jantung, berolahragalah dengan teratur, berhentilah merokok, dan jauhi makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji dan alkohol.

Makanan yang Bisa Hilangkan Bau Mulut

Saat berpuasa, masalah bau mulut sering terjadi dan terkadang membuat seseorang menjadi tidak percaya diri ketika berbicara. Namun ada beberapa makanan yang bisa mengatasinya.

Berikut makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat buka puasa atau sahur agar bisa menghilangkan aroma mulut yang tak sedap:

>> Wortel
Pada saat mengunyah makanan yang mengandung serat, mulut akan memproduksi air liur yang menciptakan pembersih mulut alami. Banyak dokter gigi menganjurkan untuk mengunyah wortel ataupun apel, untuk mengurangi bau mulut.

>> Teh Hijau
Dalam teh hijau mengandung zat aktif bernama catechins yang bisa membunuh bakteri di mulut sekaligus menghilangkan gula dari plak. Bakteri penyebab bau mulut pun bisa hilang. Meminum teh hijau setiap hari sangat dianjurkan untuk menghilangkan bau tak sedap dari tubuh.

>> Plain Yogurt
Peneliti Jepang pernah mengatakan bahwa yogurt bisa menghilangkan bau mulut asalkan dari jenis plain yogurt. Gula alami yang terbentuk pada pada yogurt jenis tersebut bisa menghilangkan komponen sulfur pemicu bau mulut.

>> Seafood
Rahasia penghilang bau mulut bukan terletak pada seafood-nya, tapi pada kandungan omega 3 dalam seafood. Jadi konsumsi apapun yang mengandung omega 3 pun sebenarnya bisa menghilangkan bau mulut.

>> Permen Karet
Permen karet bisa merangsang air liur yang mempertahankan mekanisme dalam mulut agar tidak merusak gigi serta tidak berbau.

>> Lemon
Irisan lemon yang disisipikan saat kita makan di restauran bukan tanpa sebab. Karena potongan lemon itu bisa menetralkan bau mulut atau aroma makanan yang cukup kuat. Seperti aroma kambing, ataupun aroma bawang.

>> Daun Mint
Daun mint bisa membantu menghilangkan bau tak sedap akibat mengkonsumsi bawang Bombay ataupun bawang putih. Daun mint biasanya ditaruh dalam makanan atau minuman sehingga memberikan efek yang segar di mulut dan aroma yang enak.