Skip to content

Mengenal Keputihan

Keputihan merupakan cairan berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan (Flour Albus) sebenarnya bukan penyakit tetapi manifestasi gejala penyakit pada sistem reproduksi wanita.

Keseimbangan pH vagina adalah asam, yang menghambat infeksi terjadi. Asam diciptakan oleh bakteri alami pada vagina.
Vagina yang sehat memroduksi sekresi untuk membersihkan dan mengatur diri sendiri, mirip dengan air liur membersihkan dan mengatur lingkungan di mulut. Keputihan adalah cairan normal yang keluar dari vagina. Namun, setiap gangguan keseimbangan cairan vagina membentuk sebuah lingkungan yang kondusif untuk infeksi

Keputihan dibedakan menjadi dua jenis yaitu keputihan fisiologis (normal) atau keputihan patologis (abnormal).

Keputihan fisiologis (normal)

Keputihan normal berwarna agak putih, dan/atau kekuningan bila kering. keputihan ini juga berisi flek putih. Semua wanita tentu mengalami apa yang dinamakan dengan keputihan. Keputihan bisa terjadi karena berbagai alasan, termasuk siklus menstruasi, stres emosional, status gizi, kehamilan, penggunaan obat-obatan termasuk pil KB, dan gairah seksual.

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur, dan sebelum dan sesudah menstruasi.

Keputihan normal mengandung lepasan jaringan vagina, jaringan leher rahim, lendir endoserviks dan bakteri yang baik terutama golongan Lactobacillus.

Ciri-ciri keputihan normal:
– Bentuk cair/encer
– Jumlah sedikit
– Hampir tidak berbau
– Warna bening atau sedikit putih
– pH asam, antara 3,8 – 4,5
– Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri.
Keputihan patologis (abnormal)

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar.

Ciri-ciri keputihan abnormal:

– Keputihan disertai dengan rasa gatal, ruam atau nyeri
– Jumlahnya berlebih
– Sensasi terbakar saat buang air kecil
– Cairan berwarna putih kekuningan, abu-abu/putih atau kuning/hijau dengan bau agak busuk

Penyebab keputihan yang abnormal antara lain:
– Kurang menjaga kebersihan
– Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama antibiotik
– Stress
– Kanker leher rahim
– Infeksi (Bisa disebabkan oleh bakteri, gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS).

Manfaat Air Untuk Metabolisme

Kurangnya asupan air dapat menyebabkan gangguan fisik berupa penurunan stamina, hilangnya konsentrasi dan mood, sakit kepala, bahkan pingsan. Sebagai zat gizi, air mempunyai tugas penting bagi tubuh manusia. Dianjurkan untuk minum air sampai dua liter atau sekitar delapan gelas per hari.

Air sebenarnya termasuk dalam unsur gizi yang sama pentingnya seperti karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Kebutuhan air paling tinggi terdapat pada kelompok usia 25-55 tahun, yaitu mencapai 35 ml per kilogram berat badan. Artinya, seseorang yang berusia 30 tahun dan memiliki berat badan 60 kilogram, maka kebutuhan airnya per hari mencapai 2.100 ml atau setara 8-10 gelas belimbing.

Air merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh karena 70 persen tubuh kita berupa air. Fungsi air dalam tubuh adalah sebagai pengatur suhu tubuh, melembabkan jaringan mulut, mata, dan hidung, pelumas sendi, serta melindungi organ dan jaringan tubuh. Keberadaan air turut membantu meringankan beban kerja ginjal dan hati dengan melarutkan sisa-sisa metabolisme, mencegah sembelit atau susah buang air besar, membantu melarutkan mineral dan zat gizi agar dapat dimanfaatkan tubuh dan membawa zat-zat gizi dan oksigen ke dalam sel.

Dampak dehidrasi akibat kekurangan air terhadap kemampuan kognitif dan suasana hati lebih rentan bagi perempuan dibandingkan laki-laki. Saat cairan tubuh berkurang 1,3 persen, gangguan kognitif dan suasana hati sudah terjadi pada perempuan. Perempuan menjadi lebih cepat lelah, mudah marah, bingung, mengantuk, hilang konsentrasi, pusing, dan kesulitan dalam menyelesaikan tugas. Perempuan lebih rentan terhadap dehidrasi karena memiliki komposisi lemak lebih tinggi dibanding pria. Pria memiliki komposisi otot yang lebih tinggi.

Bagi laki-laki, gangguan itu muncul saat kekurangan cairan tubuh mencapai 1,5 persen. Komponen air pada perempuan lebih rendah dan ada faktor hormonal yang membuat mereka lebih sensitif terhadap kekurangan cairan.

Kurangnya asupan cairan berimplikasi besar pada meningkatnya risiko berbagai penyakit, seperti batu ginjal dan infeksi saluran kencing, kanker usus besar dan saluran kencing, obesitas pada anak dan remaja, tekanan darah tinggi (hipertensi), sumbatan pembuluh darah vena, hingga jantung koroner.

Berikut merupakan fungsi air bagi tubuh:

– Pembentuk sel dan cairan tubuh

Komponen utama sel, kecuali sel lemak, adalah air, yaitu 70-85 persen. Air berperan penting dalam pembentukan berbagai cairan tubuh, seperti darah, cairan lambung, hormon, enzim dan sebagainya. Selain itu air juga terdapat dalam otot dan berguna menjaga tonus otot sehingga otot mampu berkontraksi.

– Pelarut

Air melarutkan zat-zat gizi lainnya dan membantu proses pencernaan makanan. Karena air merupakan zat anorganik, air tidak dicerna. Air dengan cepat melewati usus halus dan sebagian besar diserap kemudian turut berfungsi sebagai salah satu komponen mukus agar sisa zat makanan dapat keluar sebagai feses.

– Pelumas dan bantalan

Air juga berfungsi sebagai pelumas atau lubrikan dalam bentuk cairan sendi, yang memungkinkan sendi untuk bergerak dengan baik dan meredam gesekan antar sendi. Air juga berfungsi sebagai bantalan tahan getar (shock absorbing fluid cushion) pada jaringan tubuh, misalnya pada otak, mata, medula spinalis, dan kantong amniom dalam rahim.

– Media transportasi

Karena sturkturnya yang terdiri atas dua atom hidrogen dan satu atom oksigen, air mudah bergerak dari satu kompartemen sel ke komparatemen sel lainnya, dari satu sistem tubuh ke sistem lainnya. Air merupakan media transportasi yang efektif. Dalam sistem pernapasan, air membantu transportasi oksgien ke seluruh tubuh.

– Detoksifikasi

Tubuh menghasilkan berbagai sisa metabolisme yang tidak diperlukan termasuk toksin. Berbagai sisa metabolisme itu dikeluarkan melalui saluran kemih, saluran cerna, saluran nafas, dan kulit, yang memerlukan media, yaitu air. Asupan air ini dapat diperoleh melalui minuman dan makanan, khususnya yang berserat dan berair. Metabolisme tubuh sebenarnya juga menghasilkan air, tetapi jumlahnya sangat kecil, 11-14 persen dari kebutuhan air total. Kekurangan inilah yang harus dipasok dari minuman dan makanan.

– Pengatur suhu tubuh

Air menghasilkan panas, menyerap dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh sehingga dapat menjaga suhu tubuh tetap stabil. Melalui produksi keringat yang sebagaian besar terdiri atas air dan garam, air turut mendinginkan suhu tubuh.

Hal-hal yang Bisa Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh merupakan bagian terpenting dari tubuh seseorang untuk melawan penyakit ataupun infeksi. Jika sistem kekebalan tubuh kuat, akan mampu melawan berbagai penyakit yang datang dengan mudah. Namun jika kondisi daya tahan tubuh lemah bisa memudahkan kuman atau penyakit merusak kesehatan tubuh.

Pada kenyatannya penyakit, virus maupun bakteri bukanlah satu-satunya yang mengancam sistem kekebalan tubuh kita. Fakta menunjukkan banyak hal-hal di sekitar kita atau kebiasaan-kebiasaan kita yang ternyata bisa merusak sistem kekebalan tubuh kita.

Berikut beberpa ahla-hal dan kebiasaan-kebiasaan yang bisa merusak sistem kekebalan tubuh kita:

– Rokok dan alkohol
Merokok dan Alkohol bukan hanya menimbulkan risiko berbagai gangguan kesehatan, namun juga bisa merusak atau menurunkan sistem kekebalan tubuh. Ada ribuan racun yang ada di asap rokok yang dapat mempengaruhi sel-sel kekebalan dalam tubuh dan merusak fungsi sel-sel tersebut. Begitu juga dengan efek konsumsi alkohol yang berlebihan, alkohol bisa menghancurkan antibodi tubuh yang diperlukan untuk melawan sel yang terinfeksi oleh virus.

– Popcorn instan yang dibuat dengan microwave
Wadah popcorn biasanya dilapisi dengan bahan kimia antilengket yang disebut perflurorinated compound (PFC) sehingga minyak tidak menembus wadah. Sebuah penelitian menemukan bahwa bahan kimia ini terbukti mengacaukan sistem kekebalan tubuh.

– Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Tidur mampu mengembalikan dan mengisi bahan bakar, termasuk sistem kekebalan tubuh. Berbgaia risiko kesehatan akan muncul jika kita mengalami kekurangan waktu tdur. Seperti, penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes dan obesitas.

– Panci dan wajan antilengket
Bahan kimia antilengket (perflurorinated compound) juga bisa terdapat di banyak panci dan wajan antilengket. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa perempuan yang memiliki tingkat senyawa perfluorinated pengacau hormon, seperti perfluorooctanoic acid (PFOA) dan perfluorooctane sulfonate (PFOS) lebih tinggi dalam darah mereka memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit autoimun osteoartritis.

– Terlalu banyak olahraga
Aktivitas fisik berlebihan dapat menyebabkan masalah dengan sistem kardiovaskular dan dapat membebani sistem kekebalan tubuh.

– Kesepian
Menurut sebuah penelitian ilmiah terbaru, sel kekebalan memindai tubuh untuk menemukan penyakit dan kemudian membagi informasi itu kepada sel lain. Namun jika tidak begitu pandai bersosialisasi, hal itu dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk memerangi penyakit. Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa jika seorang sedang galau akan hubungan pribadinya, dampaknya akan seperti pemicu stres kronis yang akan menekan kekebalan.

– Kurang olahraga
Jarang melakukan olaharaga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit atau infeksi.

– Stres
Stres yang tinggi dapat membuat ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, merusak fungsi sistem kekebalan tubuh yang bisa mempengaruhi cara tubuh dalam meyembuhkan luka, dan bahkan bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih serius.

– Antibiotik
Minum antibiotik dapat menurunkan tingkat sitokina, pembawa pesan hormonal yang dibutuhkan oleh sistem imun saat sakit.

– Makanan kaleng
Bahan kimia Bisphenol A, atau BPA, melapisi bagian dalam wadah makanan kalengan dapat menyebabkan tingkat antibodi cytomegalovirus yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa sistem kekebalan selular (cell-mediated immune system) mereka rusak.

– Kegemukan
Penelitian menemukan hubungan langsung antara obesitas dan peningkatan risiko infeksi karena sistem kekebalan tubuh melemah.

– Gula
Menurut sebuah penelitian, konsumsi 100 gram gula (seperti dalam sebotol soda, yogurt buah, dan cokelat batangan) secara signifikan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri hingga selama lima jam.

– Terlalu banyak sinar matahari
Paparan sinar matahari berlebih bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Penelitian juga telah menunjukkan hubungan antara radiasi UV dan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.

– Sabun antibakteri
Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terkena bahan kimia antibakteri menjadi rentan terhadap makanan dan alergi lingkungan. Anak-anak dengan tingkat antibakteri yang lebih tinggi dalam urin mereka memiliki tingkat antibodi darah lgE yang lebih tinggi. Jumlah antibodi memberi sinyal respon terhadap alergen; para peneliti percaya bahwa bahan kimia antibakteri mengubah perkembangan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

– Polusi Udara
Pembuangan yang keluar dari pipa knalpot bisa merusak sistem imun tubuh.

– Kurang minum
Air membantu fungsi keseluruhan dari tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh. Air dapat membantu tubuh memerangi racun yang merusak kekebalan tubuh dan membawa nutrisi ke setiap bagian tubuh yang terinfeksi.

Pencegahan

Berikut beberapa cara untuk membantu meningkatkan/memperbaiki sistem imun tubuh:

– Konsumsi berbagai buah dan sayuran
– Banyak konsumsi air putih
– Berolahraga rutin dan teratur
– Istirahat cukup.

Bahaya Merokok

Rokok merupakan produk yang berbahaya dan menimbulkan ketergantungan. Di dalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker).

Zat yang terkandung dalam merokok antara lain:

– Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok. Nikotin juga bisa menyebabkan kecanduan atau ketergantungan yang merusak jaringan otak, menyebabkan darah cepat membeku dan mengeraskan dinding arteri.

– Tar
Tar merupakan bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker. Tar bisa membunuh sel dalam saluran darah, meningkatkan produksi lendir diparu-paru dan menyebabkan kanker paru-paru.

– Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh. Pada tubuh manusia karbon monoksida mampu mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen.

– Zat Karsinogen
Karsinogen bisa memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

– Zat Iritan
iritan dapat mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru serta bisa Menyebabkan batuk.

Akibat negatif merokok menyebabkan berbagai penyakit diantaranya:
– Kanker Paru-Paru
Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Zat dari asap rokok akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh dengan tidak normal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.

– Kanker Payudara
Bahaya Merokok bagi wanita sendiri sangat negatif karena bisa mengakibatkan kanker payudara.

– Penyakit Jantung
Jika merokok jantung akan bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah karena asap rokok mengandung nikotin. Kandungan karbon monoksida yang ada pada asap rokok juga bisa membuat jantung memompa darah lebih banyak lagi, sehingaa akan menyebabkan serangan jantung. Bahkan sebagian besat akan berdampak pada penyakit jantung koroner dan juga diabetes melitus.

– Kanker Kerongkongan
Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok. Asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan.

– Impotensi
Rokok bisa merusak pembuluh darah, dan nikotin yang ada pada rokok bisa mempersempit arteri hingga akiran darah terganggu. Jika seseorang sudah mengalami masalah impotensi maka hal tersebut bisa menjadi peringatan dini karena rokok juga bisa merusak organ lain dalam tubuh. Merokok ternyata bisa meningkatkan disfungsi ereksi sekitar 50%.

– Aterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.

Selain berbagai penyakit diatas, masih banyak lagi dampak negatf atau berbagai gangguan kesehatan yang muncul akibat merokok. Dampak tersebut bukan hanya bisa mengenai perokok aktof namun juga orang-orang di sekelilingnya.

Kebiasaan Yang Bisa Memperpanjang Umur

Menjaga hidup tetap sehat dengan mengatur gaya hidup dan aktivitas merupakan salah satu kunci untuk panjang umur. Walaupun umur manusia telah di gariskan Tuhan, namun kita harus tetap berusaha agar memiliki panjang umur dan hidup lebih lama.

Sebuah studi menemukan bahwa panjang pendeknya usia seseorang juga dipengaruhi oleh manusia itu sendiri. Gaya hidup yang tidak sehat akan memperbesar resiko terserang berbagai jenis penyakit yang dapat menghilangkan nyawa. Karena saat ini semakin banyak penyakit kronis yang menyerang, tidak peduli tua maupun muda.

Jadi akan sangat penting jika kita membiasakan sejak dini untuk menerapkan dan menjaga pola hidup sehat untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan/penyakit.

Ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu memberikan umur yang panjang, yaitu:

– Tidur setidaknya enam jam sehari
Hasil riset menemukan bahwa tidur kurang dari lima jam tidak cukup, dan lebih dari delapan jam dianggap berlebihan. Studi juga menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari lima jam sehari atau lebih dari enam setengah jam sehari memiliki usia harapan hidup lebih rendah.

– Kurangi jam nonton TV
Banyak orang yang punya kebiasaan menonton serial secara marathon atau duduk berjam-jam di depan TV maupun komputer. Padahal sebuah studi dari Australia menemukan 8.800 partisipan dewasa yang tak punya riwayat sakit jantung tetap berisiko mengalami mati muda dan sakit jantung hanya karena menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk di depan TV.

Risikonya 50 persen lebih besar, terutama bagi partisipan yang menonton TV lebih dari empat jam sehari. Bahkan peneliti berani mengatakan tiap satu jam tambahan yang dihabiskan untuk menonton TV, risiko kematiannya akan bertambah 11 persen.

– Banyak bergerak
Banyak bergerak bisa memperkuat otot jantung dan otot-otot lain, serta menurunkan kadar kolesterol.

– Makan kacang
Peneliti mengatakan kacang dapat menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga tubuh tidak mudah sakit.

– Tidak makan daging berlebihan
Studi menemukan pria maupun wanita lebih berisiko terkena sakit jantung dan kanker bila rutin mengkonsumsi daging merah. Dan jika setiap hari konsumsi daging merah, risiko kematian yang disebabkan mencapai 13 persen, dan untuk daging olahan 20 persen. Dainjurkan mengganti daging merah dengan sumber protein hewani lainnya seperti ikan, ayam hingga produk susu dapat semakin menurunkan risiko kematian tersebut.

– Rajin jogging
Tim peneliti percaya jogging adalah salah satu kunci panjang umur. Jogging dikatakan dapat meningkatkan angka harapan hidup pria hingga lebih dari enam tahun dan lebih dari lima tahun untuk wanita, meski mereka hanya jogging 1-2,5 jam per minggunya.

– Meditasi
Menurut peneliti orang yang rutin meditasi memiliki kadar telomerase yang lebih tinggi. Ini adalah enzim yang bertugas untuk memperpanjang telomere (ekor) di belakang kromosom yang mempengaruhi proses penuaan. Jadi makin panjang telomere-nya, makin panjang pula umur seseorang.

– Banyak tertawa
Sebuah studi terbaru tentang hubungan antara gen dan penuaan menunjukan bahwa karakteristik tertentu yang ada pada diri seseorang akan membuatnya panjang umur dan hidup lebih lama, termasuk kecenderungan untuk lebih banyak tertawa.

– Kurangi kelebihan lemak
Mengurangi kelebihan lemak berarti menurunkan risiko kematian 20 hingga 40 persen.

– Optimis, Ramah, dan Ceria
Rasa optimisme juga dikatakan ada kaitannya dengan panjangnya umur seseorang. Hasil ini disimpulkan setelah peneliti mengamati 243 partisipan berusia 95 tahun ke atas yang dilaporkan memiliki kepribadian seperti ramah, optimis dan easygoing serta cenderung ceria maupun banyak tertawa dan memiliki jaringan sosial yang luas.

Pengaruh Celana Dalam Ketat Terhadap Kualitas Sperma

Ada beberapa faktor yang diduga bisa menurunkan kesuburan, misalnya obat-obatan, lingkungan, penyakit, sampai gangguan organ reproduksi. Beberapa kebiasaan tertentu juga ternyata dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma. Misalnya bersepeda, yang dapat memberikan tekanan pada testis, dan penggunaa celana dalam yang ketat.

Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat akan menaikkan suhu testis, dan hal itu berpengaruh terhadap proses pembentukan sperma. Suhu testis yang hangat akan merusak proses spermatogenesis (proses pembuatan sperma), Jika Anda menggunakan celana dalam yang ketat, testis akan semakin dekat ke tubuh sehingga panas tubuh akan meningkatkan suhu testis.

Menggunakan celana ketat, kantong testis tidak bisa memanjang atau melebar. Sebab, pergerakan kantong testis terhalang oleh celana ketat sehingga testis dan sperma di dalam akan kepanasan.

Dalam jangka panjang, kualitas sperma bisa terganggu. Kantong testis berfungsi menjaga agar tidak terjadi perubahan suhu pada sperma. Saat seorang pria sedang mandi, berenang, basah, atau kedinginan, kantong akan mengecil. Dengan begitu, posisinya mirip merangkul testis. Hal tersebut akan menghangatkan testis.

Kesuburan pria secara umum bisa dilihat dari kualitas sperma. Dan kualitas sperma dapat dilihat dari tiga hal. Pertama, konsentrasi atau jumlah sperma per cc yang normalnya mencapai di atas 15 juta per cc. Kedua, mobilitas atau gerakan sperma. Normalnya, 32 persen dari sperma bisa bergerak dengan baik. Terakhir, morfologi atau bentuk sperma. Minimal empat persen dan bentuknya normal

Jika ingin punya anak, dianjurkan mengurangi frekuensi mandi dengan air panas dan jangan menggunakan celana dalam yang ketatdan memilih celana dalam berbahan katun yang longgar.

Sakit Gigi

Penyebab paling umum sakit gigi ialah lubang pada gigi yang disebut karies gigi atau kavitasi. Bakteri yang menempel pada permukaan gigi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya karies. Bakteri dapat mengubah semua makanan, terutama gula, menjadi asam. Bakteri, asam, sisa makanan, dan ludah akan membentuk lapisan lengket yang melekat pada permukaan gigi. Lapisan lengket inilah yang disebut plak. Plak akan terbentuk 20 menit setelah makan.

Zat asam dalam plak akan menyebabkan jaringan keras gigi larut dan terjadilah karies. Bakteri yang paling berperan dalam menyebabkan karies adalah Streptococcus mutans. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhi terjadinya karies gigi yaitu kualitas gigi, jumlah dan kualitas saliva/air ludah serta faktor waktu lamanya gigi terpapar oleh asam yang dihasilkan bakteri pada plak gigi.

Sebenarnya gigi memiliki sistem pertahanan yang cukup baik karena gigi dapat memperbaiki diri sendiri, menggunakan mineral-mineral yang disediakan oleh saliva (air liur). Tetapi, jika frekuensi paparan asam terus meningkat, maka gigi tidak akan mempunyai kesempatan untuk melakukan perbaikan pada dirinya sendiri. Hal inilah yang menyebabkan lapisan email gigi semakin tipis, dan ini disebut erosi gigi. Gigi ini akan menjadi sangat sensitive terutama pada suhu panas dan dingin. Sehingga, gejala yang ditimbulkan sangat mirip dengan gigi berlubang.

Gigi yang berlubang bisa menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang bisa menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung maupun penyakit lainnya.

Rajin menggosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur merupakan langkap yang paling baik untuk menghindari sakit gigi. Menghindari kebiasaan menyantap makanan dalam kondisi panas/dingin juga termasuk salah satu cara untuk menghindari sakit gigi.